Ketika Semesta Bersabda

Kau dan Aku
Ada satu hal yang tak kita miliki
Kemampuan untuk menjanjikan esok bagi satu sama lain

Diantara kita
Hanya ada satu otak yang sempurna

Dan diantara kita
Ada ribuan perbedaan,
Seolah menentang jalan untuk kita bersama

Diantara kita
Puluhan orang berbaris rapi
Layaknya rentetan balok-balok kecil domino
Siap untuk menghadang
Ketika kita hendak berlari pulang

Namun ada satu
Yang hanya dimiliki
oleh kau dan aku

Walau tak tersentuh bentuknya,
Kita berdua punya rasa

Rasa yang jauh diluar akal sehat manusia.
Mereka tak mengerti nyata nya rasa,
mereka bilang kita harus kembali memijak dunia

Namun kita tak perlu nasihat
atau sumpah serapah dan tipu muslihat

Karena menggenggam jemari dan menatap mata,
cukup menjelaskan bagi kita,
gemuruh rasa yang nyata adanya.

Runtuhnya dunia yang terserak
melebur menjadi satu semesta
hanya kau dan aku yang punya.

Rasa

Written on March 6th, 2018.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s